Sabtu, 28 Februari 2015

Lirik Lagu Rohani Imanuel - GMS

Kau ada di mana pun ada
Menuntun, menopang, menguatkanku
Pelindung, penghibur, menara kekuatan
Tuhan Kau nyata di hidupku
Kau ada di mana pun ada
Menuntun, menopang, menguatkanku
Pelindung, penghibur, menara kekuatan
Tuhan Kau nyata di hidupku
Imanuel.. Imanuel..
Kau besertaku
Ku aman dalamMu
Imanuel.. Imanuel..
Kau penyelamatku
Hidupku aman di dalamMu
S'gala hal dapat ku lakukan denganMu Tuhan..  4x
Imanuel.. Imanuel..
Kau besertaku
Ku aman dalamMu
Imanuel.. Imanuel..
Kau penyelamatku
Hidupku aman di dalamMu

Kamis, 19 Februari 2015

Dealoka Solusi Hemat Para Kawulamuda!!

     Hi, welcome guys!!
     Kali ini gue bakal ngebahas sebuah topik yang sangat amat menarik. Topik tentang sebuah aplikasi yang lagi ngehits abis dikalangan kawulamuda, terutama para jomblo dengan isi dompet yang meringis. Aplikasi ini bukan lain bernama Dealoka.
    Nah sebelum gue lebih lanjut lagi, gua bakal ngejawab pertanyaan tentang "Apa sih Dealoka itu?"
    Oke, Dealoka sendiri adalah sebuah aplikasi mobile e- coupon gratis yang menyediakan penawaran eksklusif dan terbatas yang dapat digunakan hanya dengan mengunduh secara gratis e-coupon yang diinginkan dan ditukarkan pada merchant langsung. E-coupon sendiri hanya berlaku selama 24 jam setelah diunduh dan setelah 24 jam, e-coupon bakal angus secara otomatis.
     Tapi, tapi, tapi, jangan khawatir guys, karena penawaran Dealoka sendiri banyak, menarik banget dan nggak abis-abis. Jadi jangan pernah deh kalian ragu-ragu buat nge-download aplikasi yang satu ini karena aplikasi ini benar-baner bakal bermanfaat banget buat orang-orang yang males ngeluarin duit.
     What? Kalian masih gak percaya juga? Kasiannn banget.
     Okeee, gue bakal ngasih kalian semua contoh mutlak yang bukan lain berasal dari pengalaman gue sendiri. Okay ini dia... jadi waktu itu gua dan temen lagi nongkrong-nongkrong cantik di sebuah mall. Nah, posisinya itu kami baru aja pulang sekolah dan uang yang kami bawa tuh tiris banget. Akhirnya gue pun berfikir keras dan tercetuslah sebuah ide brilian buat ngeliat penawaran yang ada di Dealoka. Gue pun mulai mencari penawaran yang cocok buat gue dan temen gue. Dan gak perlu lama-lama gue pun menemukan sebuah penawaran yang oke banget, yaitu penawaran Buy 1 Get 1 disebuah tempat nongkrong asik di mall yang lagi gue kunjungin. *emang bener-bener rejeki anak soleh*.
     Tanpa pikir-pikir lagi, gue pun langsung mengunduh e-coupun penawaran dan langsung caw ke tempat nongkrong tersebut setelah gue dapet pemberitahuan bahwa e-coupon udah gue terima. Dan setelah sampai, gue langsung nukerin e-coupun tersebut ke merchant dannnn jejejeng... gue beli 1 makan dan gratis 1 makanan.
     Hahaha, emang rejeki anak soleh banget ya? Dengan uang pas-pasan bisa makan enak.
     Jadi buat kalian semua, jangan ragu-ragu deh buat mengunakan aplikasi Dealoka ini karena emang bermanfaat banget buat orang-orang yang suka ngirit duit kaya gue ini. So buat kalian yang tertarik, kalian bisa download aplikasi keren inidengan cara nge-klik link http://goo.gl/QLpNWe.
     Oke, sekian tulisan gue kali ini. Semoga tulisan gue kali ini bisa ngebantu para kawulamuda dan para kaum jomblo buat ngedapetin solusi tentang ngehemat uang.
    Thanks for visiting my blog. See yaa~

Senin, 16 Februari 2015

PT. Freeport Rugikan Indonesia

     Indonesia merupakan suatu negara kepulauan yang masing-masing pulaunya memiliki kekayaan alam yang sangat melimpah, dan salah satunya yang paling terkenal adalah Papua. Papua sendiri memiliki banyak sekali SDA berupa tambang emas, perak, minyak bumi, dan tembaga yang sangat banyak. Namun sayang baik Papua maupun Indonesia sendiri belum mampu untuk mengolah SDA tersebut secara mandiri.
     Alhasil kebanyakan SDA tersebut dikelola oleh pihak luar. Dan salah satu pengelola SDA Indonesia yang paling terkenal adalah PT. Freeport. Perusahaan tabang ini sendiri merupakan perusahan tambang yang mampu mengelolah SDA di Papua dengan sangat baik. Namun sayang, bukannya menguntungkan bagi Papua dan Indonesia, PT . Freeport malah cendereung merugikan dan membuat banyak masalah.
     Tidak sedikit kerugian yang ditimbulkan oleh PT. Freeport sendiri. Sebagai contoh, kegiatan pertambangan Freeport sendiri telah menghasilkan keuntungan yang luar biasa besar, namun pada kenyataannya rakyat Papua masih belum bisa sejahtera, bahkan tidak sedikit yang masih mengalami kelaparan.
     Tidak hanya itu, pertambangan Freeport juga sudah mulai merusak alam Papua sedikit demi sedikit. Dimulai dari pertambangan Ertsberg yang dimulai pada Maret 1973 dan berakhir pada tahun 1980-an. Kegiatan pertambangan ini sendiri menyisakan lubang sedalam 360 meter yang berhasil membuat bumi Papua menjadi terlihat cacat. Tidak berakhir disitu, pada tahun 1988, Freeport mulai menambang Grasberg yang merupakan cadagan raksasa lainnya. Dan dari pertambangan tersebut Freeport mendapat keuntungan sekitar 7,3 juta ton tembaga dan 724,7 juta ton emas. Namun pertambangan ini kembali menimbulkan kerugian karena sampai bulan Juli 2005, lubang yang dihasilkan mencapai 2,4 kilometer yang meliputi luas 499 ha dengan kedalaman 800 meter yang sama dengan ketinggian gedung tertinggi di duniua Burj Dubai.
     Masalah yang timbul akibat kegiatan pertambangan Freeport terus berlangsung hingga sangan lama, sehingga lama kelamaan muncul masalah-masalah baru. Salah satunya, dari hasil luar biasa banyak yang didapat oleh Freeport hanya sedikit yang masuk APBN, sehingga mengakibatkan Indonesia menjadi merugi besar. Padahal perjanjian antara Feeport dan Indonesia sendiri sudah terlanjur terjadi dan tidak bisa dibatalkan atau diurungkan lagi. Dan lagi-lagi Indonesia kembali dibodohi oleh pengelola asing.
     Namun jika dicermati kembali, semua kerugian yang dialami Indonesia bukanlah seutuhnya disebabkan oleh PT. Freeport maupun penglola asing lainya. Ketidakpedulian dan rasa tidak mau tahu rakyar Indonesia terhadap pendertaan yang dialami saudara setanah airnya di Papua, serta kurangnya peran pemerintah dan BUMN juga sangatlah berpengaruh akan apa yang terjadi di bumi Papua. Kurangnya kesadaran rakyat Indonesia untuk menghargai dan mau belajar untuk mengolah SDAnya sendiri masihlah sangat rendah, sehingga piha luar dapat dengan mudah mengambil alih dan menglah SDA tersebut. Ditambah lagi kurangnya pengawasan dan sikap gegabah pemerintah dalam menyetujui pengolahan SDA Indonesia oleh pihak asing mengakibatkan pihak asing dapat semena-mena dalam pemanfaatan SDA di Indonesia.